Category: Informasi

Vaksinasi Anjing dan Kucing
Vaksinasi Anjing dan Kucing

Memiliki hewan kesayangan merupakan salah satu tanggung jawab yang cukup besar dalam hidup Anda. Anjing dan kucing merupakan hewan yang telah didomestikasi pada waktu yang lama. Interaksi lingkungan dan hewan kesayangan pun memberikan banyak dampak salah satunya adalah timbul berbagai penyakit . Kita harus selalu menjamin kesehatannya demi kenyamanan kita bersama. Tindakan pencegahan terhadap penyakit merupakan hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Vaksinasi Anjing

Vaksinasi anjing yang wajib dilakukan yaitu vaksin terhadap distemper, hepatitis, parvovirus, parainfluenza, leptospirosis. Waktu yang tepat dilakukan vaksinasi adalah saat hewan anda sehat usia 2 bulan (8 minggu).  Vaksin akan diulangi pada usia 12 minggu atau 4 minggu setelah vaksinasi pertama, kemudian vaksinasi perlu diulangi setiap 1 tahun. Vaksin yang sangat penting dan dilakukan pada usia 12 minggu adalah vaksin rabies yang waib diulang setiap tahunnya. Hal ini dilakukan karena rabies termasuk penyakit zoonosis (menular drai hewan ke manusia)  serta guna mendukung Indonesia bebas rabies tahun 2020.

Vaksinasi Kucing

Vaksinasi kucing yang wajib dilakukan yaitu vaksin terhadap virus Feline Calicivirus, Feline Panleukopenia, Feline Rhinotracheitis. Waktu yang tepat dilakukan vaksinasi yaitu saat hewan anda sehat usia 2 bulan (8 minggu).   Vaksinasi diulang 3 sampai 4 minggu kemudian dan diulangi kembali setiap 1 tahun.

Kenapa harus sehat? Perlu kita ketahui bahwa vaksinasi merupakan tindakan memasukkan agen penyakit yang telah dilemahkan kedalam tubuh sehingga akan menggertak reaksi antara penyakit dan menimbulkan respon kekebalan (antibody). Vaksinasi pada hewan yang sakit tidak akan efektif karena hewan tidak akan merespon dengan baik akan adanya vaksin. Respon vaksinasi bervariasi namun karena terdapat reaksi antara penyakit dan hewan maka beberapa hari setelah vaksinasi kemungkinan akan menimbulkan demam.

Usia antara 6-8 minggu dikatakan tepat dikarenakan pada usia tersebut kekebalan bawaan yang anak anjing bawa dari induk (maternal antibody) sudah mulai menurun sehingga kita perlu memberikan tambahan kekebalan terhadap penyakit. Pengulangan vaksinasi perlu dilakukan untuk meningkatkan kekebalan terhadap penyakit pada anjing dan kucing.

Vaksinasi yang benar hanya dilakukan oleh dokter hewan serta anda akan mendapatkan buku vaksinasi untuk anjing dan kucing anda. Buku vaksinasi ini penting loh! Jika anda bergerak dibidang breeder anjing dan kucing maka sebaga trusted breeder Anda akan dimintai keterangan kesehatan hewan anda. Begitu pun jika anda ingin berpindah ke luar negeri membawa hewan kesayangan anda maka sangat penting memiliki keterangan vaksinasi ini.

Daerah tropis di Indonesia dan musim yang  tidak menentu membuat anda dan hewan anda pun sering terpapar agen  penyakit. Oleh karena itu jagalah hewan kesayangan anda dari berbagai penyakit. Hewan anda keluarga anda

Terjemur panas matahari terlalu lama, bisa menyebabkan Anjing terkena Heat Stroke

stroke

Heat stroke yang juga disebut hyperthermia non-pyrogenic, adalah peningkatan tinggi suhu tubuh anjing yang berkaitan dengan produksi panas internal tubuh yang berlebih, terpapar oleh suhu panas lingkungan yang tinggi atau kegagalan tubuh untuk mengeluarkan panas dengan baik. Kisaran suhu tubuh normal pada anjing adalah antara 37°C/100°F – 39°C/102°F. Heat stroke adalah kondisi yang sangat serius yang memerlukan penanganan medis segera. Begitu, terdeteksi adanya heat stroke, maka hanya sedikit waktu yang dimiliki untuk mendapat penanganan segera sebelum gangguan serius atau bahkan kematian bisa terjadi.

Anjing tidak berkeringat melalui kulit seperti manusia, mereka mengeluarkan panas tubuhnya melalui panting atau yang sering kita lihat seperti napas pendek terengah-engah dan keringat mereka dikeluarkan melalui bantalan kaki dan hidung. Anjing tidak bisa mentoleransi suhu lingkungan yang tinggi. Jika anjing tidak dapat mengeluarkan panas tubuhnya, maka suhu dalam tubuhnya akan mulai naik. Jika suhu tubuhnya mencapai 41°C/106°F, maka kerusakan sistem tubuh dan organ yang ditimbulkan mungkin tidak bisa kembali baik seperti semula. Sayangnya, banyak anjing yang terkena heat stroke dan lalu meninggal padahal hal tersebut dapat dicegah. Pelajari bagaimana cara mengenali tanda-tanda heat stroke dan mencegahnya agar hal tsb tidak terjadi pada anjing Anda.

TANDA-TANDA HEAT STROKE

    Tanda atau gejala dibawah ini mungkin mengindikasikan heat stroke pada anjing:
    – Peningkatan suhu dubur/anus (lebih dari 40°C atau 104°F memerlukan tindakan, lebih dari 41°C atau 106°F sudah sangat gawat/darurat)
    – Napas sangat terengah-engah/tersengal-sengal, kesulitan bernapas
    – Gusi merah tua
    – Sangat kehausan/dehidrasi
    – Berbaring lemas dan tidak mau (atau tidak mampu) untuk bangun
    – Kolaps dan/atau hilang kesadaran
    – banyak air liur
    – Pusing atau disorientasi
    – Kejang
    – Muntah
    – tubuh gemetar
    – Diare (mungkin bisa berdarah)
    – Mulut berbusa
    – jantung berdetak kencang

APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA ANJING TERKENA HEAT STROKE

Jika Anda mencurigai anjing Anda mengalami heat stroke, jangan ditunda! Anda harus segera mengambil tindakan.

    Pertama, pindahkan anjing Anda dari panas dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Jika bisa, tempatkan dalam ruangan AC atau jika tidak dimungkinkan gunakan kipas angin.

    Mulailah mendinginkan anjing Anda. Tergantung pada apa yang Anda miliki dirumah, lakukan usaha terbaik Anda untuk mendinginkan anjing Anda secepat mungkin.

Yang Bisa Dilakukan

    - Siramkan air dingin (bukan air es) pada kepala dan tubuh anjing.

    - Letakkan kain basah atau waslap basah menggunakan air dingin (bukan air es) pada bantalan kaki dan sekitar kepala, namun langsung diganti begitu kainnya mulai berubah panas sesering mungkin dan jangan lama ditaruh karena bulu anjing bisa lembab. -Hindari menutupi tubuhnya dengan handuk basah, karena hal itu malah akan membuat panas dalam tubuhnya tidak bisa keluar.

    - Jika dimungkinkan masukkan anjing Anda ke dalam bak mandi.
    JANGAN mengunakan es atau air es! Dingin yang ekstrim bisa menyebabkan pembuluh darah mengerut, mencegah bagian tubuh inti dari pendinginan dan malah benar-benar menyebabkan suhu panas dalam tubuh jauh meningkat. Selain itu, dingin yang berlebih bisa menyebabkan hypothermia, menambah masalah baru.

    - saat tubuh anjing mencapai 39.9°C/103.9°F, berhenti mendinginkan tubuhnya. Pada titik ini, tubuh anjing akan dengan sendirinya melanjutkan pendinginan tubuhnya.

    - Tawarkan air dingin untuknya minum (bukan air es), tetapi jangan memaksa memasukkan air ke dalam mulutnya. Usahakan untuk tidak membiarkan anjing anda minum dalam jumlah yang berlebihan dalam sekali waktu.

    - Hubungi atau kunjungi dokter hewan Anda, meskipun anjing Anda sudah terlihat baik kondisinya. Kerusakan dalam tubuh mungkin tidak terlihat jelas pada kasat mata, jadi pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kondisi anjing baik-baik saja.

CARA MENCEGAH HEAT STROKE

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah heat stroke:

    - JANGAN pernah tinggalkan anjing Anda sendiri di dalam mobil pada saat cuaca panas, tidak peduli meskipun jendela mobil sudah dibuka. Meskipun cuaca diluar terlihat tidak terlalu panas, berada di dalam mobil terasa seperti dalam oven bagi anjing, suhu tubuh mereka bisa naik pada tingkat tinggi yang berbahaya meskipun dalam hitungan menit.

    - Hindari exercise/latihan yang berat pada cuaca yang panas. Saat berada di luar, pilih tempat-tempat yang teduh.

    - Selalu disediakan air setiap saat.

    - Beberapa jenis anjing tertentu sangat sensitif terhadap panas, terutama anjing gemuk dan jenis anjing dengan hidung pendek seperti pug dan bulldog. Extra hati-hati untuk Anda yang memiliki anjing jenis ini saat mereka terpapar panas.

Beberapa anjing bisa sembuh total dari heat stroke jika ditangani secara dini. Sementara lainnya, bisa menderita kerusakan organ permanen dan membutuhkan perawatan seumur hidup. Sayangnya, banyak anjing tidak dapat selamat dari heat stroke. Pencegahan adalah kunci utama mencegah anjing Anda aman dari heat stroke.

Macam-macam penyakit pada anjing

Suara seekor anjing ketika mereka menggaruk atau menjilat mungkin terdengar sangat mengganggu atau menyebalkan. Tetapi jangan menyalahkan anjing karena kebiasaan ini—penyakit kulit dapat memicu anjing untuk menggaruk atau menjilati bagian tubuh mereka. Kemungkinan-kemungkinannya sangat banyak, mulai dari parasit hingga alergi maupun Penyakit dalam yang tidak diketahui.

1. Alergi Dermatitis

    Anjing juga mengalami reaksi alergi yang disebabkan oleh produk grooming, makanan, dan pemicu lain disekitar lingkungannya, seperti serbuk ataupun gigitan serangga. Seekor anjing yang menderita alergi kulit, akan terus menerus menggaruk, dan jika anda memeriksanya, kulit tersebut sering sekali berupa bercak kemerah-merahan. Corticosteroid dapat membantu mengurangi bercak kemerah-merahan yang gatal tersebut, namun cara yang paling efektif untuk menyembuhkannya adalah mencari tahu dan menghindari penyebab alergi anjing tersebut.

2. Infeksi Jamur

    Anjing mungkin tidak dapat berhenti menggaruk area disekitar telinga ataupun terus menerus menjilati kaki-kakinya, hubungilah dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan infeksi jamur. Gejala-gejalanya adalah iritasi, gatal, atau warna kulit yang berubah. Infeksi ini biasanya menyerang daerah tapak kaki atau telinga, tempat dimana jamur tumbuh dengan subur. Infeksi jamur sangat mudah dikenali dan mudah disembuhkan dengan obat oles / dengan cara pengobatan topical. Pada beberapa kasus, dokter hewan akan meresepkan obat-obatan yang dikonsumsi secara oral ataupun obat-obatan untuk digunakan anjing anda ketika mandi.

3. Follicultis

    Superficial Follucultis adalah infeksi bakteri yang menyebabkan luka, benjolan dan kudis/koreng pada kulit. Kelainan kulit ini dapat terlihat dengan mudah pada anjing berbulu pendek. Pada anjing berbulu panjang, gejala yang paling nyata terlihat adalah bulu yang kusam dan kerontokan, diikuti kulit bersisik. Follicultis sering muncul bersamaan dengan Penyakit kulit lainnya, seperti, kudis, alergi atau luka. Pengobatan dapat berupa antibiotik dan salep anti bakteri atau shampoo.

4. Impetigo

    Jenis lain yang disebabkan oleh infeksi bakteri, Impetigo merupakan hal yang sering terjadi pada anak anjing. Impetigo menyebabkan kulit melepuh dan berisi nanah yang bisa pecah. Lepuhan ini biasanya timbuh di daerah abdomen yang tidak berbulu. Impetigo merupakan infeksi yang tidak serius dan dapat diobati dengan salep topikal. Pada beberapa kasus, infeksi ini dapat menyebar maupun menetap.

5. Seborrhea

    Seborrhea menyebabkan kulit anjing menjadi berminyak dan menimbulkan kerak/ketombe. Pada beberapa kasus seborrhea merupakan Penyakit genetik yang terjadi pada anak anjing dan menetap seumur hidupnya. Tetapi kebanyakan anjing dengan seborrhea, terserang ketombe dikarenakan komplikasi/gejala dari Penyakit lain, seperti alergi atau kelainan hormon. Pada hal ini sangat vital untuk mengobati penyebab-penyebab lain tersebut sehingga gejalanya tidak muncul kembali.

6. Ringworm

    Tidak seperti namanya, ringworm tidak disebabkan oleh cacing, tetapi jamur. Istilah “ring” pada ringworm berasal dari luka yang berbentuk melingkar pada kepala, tapak, telinga dan kaki depan anjing. Gejalanya adalah inflamasi, luka bersisik dan rontoknya bulu di daerah luka tersebut. Anak-anak anjing dibawah setahun sangat rentan akan Penyakit ini, dan infeksi ini dapat menyebar dengan cepat pada anjing-anjing lain di Kennel atau anjing-anjing rumahan. Beberapa jenis obat-obatan anti jamur dapat menyembuhkan Penyakit ini.

7.Kerontokan (Alopecia)

    Siapapun yang tinggal serumah dengan anjing, mengerti bahwa anjing pasti akan mengalami kerontokan. Anjing mengalami kerontokan merupakan hal yang wajar sesuai jenis, waktu dalam setahun dan keadaan lingkungannya. Tetapi terkadang stress, nutrisi yang tidak mencukupi, atau Penyakit dapat membuat bulu anjing rontok lebih banyak daripada biasanya. Jika anjing anda mengalami bulu rontok yang tidak wajar atau terlalu berlebihan, dan terus menerus selama lebih dari seminggu, atau anda menyadari adanya kebotakan di daerah-daerah tertentu, hubungilah dokter hewan anda.

8. Mange / Mites (Tungau)

    Mange merupakan kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit yang disebut mites (tungau). Sarcoptic Mange, juga dikenal sebagai Scabies pada anjing, menyebar dengan mudah diantara anjing dan juga dapat menular kepada manusia, tetapi parasitnya tidak dapat bertahan hidup pada manusia. Gejalanya adalah rasa gatal yang berlebihan, kulit yang memerah, sakit dan rontoknya bulu. Daerah yang paling sering diserang adalah telinga, wajah dan kaki. Demodetic mange hanya timbul pada anjing dan menyebabkan daerah yang terserang menjadi botak, berkoreng dan sakit. Perawatan yang dapat diberikan tergantung dari jenis mange (tungau) tersebut.

9. Fleas (Kutu)

    Kutu dianggap kutukan bagi setiap pemilik hewan peliharaan. Anda mungkin tidak dapat melihat serangga kecil tersebut, tetapi kutu meninggalkan kotoran atau telur dan biasanya terlihat pada kulit anjing. Gejala lainnya adalah anjing menjilati daerah yang berkutu tersebut secara terus menerus (berlebihan) atau menggaruk, koreng dan hotspots. Jika anjing terserang kutu dan parah, anjing bisa saja kekurangan darah dan menjadi anemia, bahkan mengakibatkan anjing beresiko terserang parasit lainnya seperti cacing pita. Pengobatan dapat berupa obat oles/obat oral untuk membunuh kutu dan mensterilkan/membersihkan tempat bermain dan kandang anjing anda.

10. Ticks (Caplak)

    Caplak hidup seperti kutu, mereka merupakan parasit yang hidup dari darah inangnya. Anda dapat melihat caplak yang sedang menghisap darah anjing dengan mata ‘telanjang’. Untuk membuang/mengangkat caplak dari anjing, ambilah caplak dengan menggunakan pinset atau penjepit. Perlahan tariklah caplak (jepit kepala caplak) keluar dari anjing. Memutar atau menarik terlalu keras mengakibatkan kepala caplak terputus dan berada pada kulit anjing, dan menyebabkan infeksi. Anda dapat membuang caplak tersebut ke dalam WC, atau mencelupkannya ke larutan alkohol untuk memastikan caplak tersebut mati. Jangan memencet caplak karena telur dalam perutnya dapat berhamburan keluar. Caplak juga merupakan parasit yang menyebabkan Penyakit Lyme dan infeksi bakteri seius lainnya. Jika anda hidup didaerah yang populasi caplaknya tinggi, konsultasikan kepada dokter hewan tentang produk-produk anti-caplak.

11. Perubahan Warna atau Tekstur

    Perubahan pada warna dan kulit anjing dapat merupakan tanda bahaya dari beberapa masalah metabolisme atau hormon. Pastikan anda menanyakan kepada dokter hewan tentang perubahan-perubahan yang terlihat pada kulit anjing anda.

12. Kulit Kering dan Pecah-Pecah

    Kulit kering, dan pecah dapat merupakan gejala dari beberapa masalah. Gejala umumnya adalah alergi, mange dan Penyakit kulit lainnya. Tetapi lebih sering, kulit yang kering dan pecah bukan masalah yang serius. Seperti manusia, kulit anjing menjadi kering karena musim dingin. Jika hal ini membuat anjing anda tidak nyaman, hubungilah dokter hewan anda.

13. Acral Lick Granuloma

    Disebut juga acral lick dermatitis, ini merupakan kondisi yang membuat anjing frustasi, untuk menjilati satu daerah secara terus menerus – biasanya bagian bawah kaki depan. Area tersebut tidak dapat sembuh, dan akibatnya adalah rasa sakit dan gatal, sehingga anjing akan terus menjilati tempat yang sama. Perawatan dapat berupa, menghentikan anjing menjilati daerah tersebut, baik menggunakan obat oles yang tidak enak rasa/baunya atau anda dapat memasangkan Elizabethan collar.

14. Tumor Kulit

    Jika anda menyadari adanya tonjolan keras pada kulit anjing anda, segera tunjukkan tonjolan tersebut pada dokter hewan. Terkadang anjing dapat terserang tumor pada kulit mereka. Cara satu-satunya untuk mendiagnosa tonjolan tersebut berupa kanker atau bukan adalah melalui biopsi tumor. Jika tonjolan tersebut berukuran cukup kecil, dokter hewan mungkin akan menyarankan anda untuk mengangkatnya, ini merupakan prosedur tunggal. Untuk tumor yang tidak menyebar, hanya cara pengangkatan ini saja yang dibutuhkan.

15. Hot Spots

    Hot spots juga disebut infeksi kulit akut dan lembab, yang menyerang daerah-daerah dalam ukuran kecil. Hot spot terlihat merah, iritasi dan infeksi. Hot spot sering ditemukan pada daerah kepala anjing, pinggul, atau daerah dada, dan sering sekali terasa panas jika disentuh. Hot spot merupakan penyebab dari beberapa hal seperti infeksi, alergi, gigitan serangga, kebiasaan menjilat yang berlebihan dan kebiasaan menggerogoti. Perawatan yang dapat diberikan adalah membersihkan daerah yang terserang hotspot dan mencari tahu penyebab dari hotspot tersebut.

16. Kelainan Sistem Imun

    Pada kasus yang langka, luka kulit atau infeksi yang tidak dapat sembuh mengindikasikan adanya kelainan sistem imun pada tubuh anjing anda. Yang paling terkenal adalah Lupus, sebuah Penyakit yang dapat menyerang anjing dan manusia. Lupus merupakan kelainan auto-imun, yang artinya sistem imun tersebut menyerang sel dalam tubuhnya sendiri. Gejala dapat berupa kelainan kulit dan masalah ginjal. Penyakit ini sangat fatal apabila tidak mendapatkan perawatan.

17. Penyakit Kantung Anal

    mereka sedang buang air besar. Hal ini berasal dari kantung anal, yang mana berpengaruh besar jika anjing tidak ‘mengosongkannya’ dengan baik. Ciri khas dari kantung anal yang tidak bersih adalah anjing kan menyeret bagian bawah mereka ke lantai atau ke tanah. Gejala lain termasuk menggigit atau menjilat daerah anal. Dokter hewan dapat membersihkan secara manual kantung anal tersebut, tetapi pada kasus-kasus yang lebih parah, kantung tersebut harus diangkat.

Merawat Kucing Angora Dengan Benar

Kucing angora adalah salah satu hewan peliharaan yang paling manis. Orang yang memiliki Angora selalu dituntut untuk mampu merawat dengan baik agar kucing angora menjadi luar biasa manis, muda, dan penurut.

Artikel ini akan membantu Anda yang ingin mengadopsi Kucing Angora, atau sudah memilikinya.

1. Periksa apakah kucingnya tuli. Jika Angora memiliki mata biru, bisa jadi kucing itu tuli . Jika mata kanan berwarna biru, berarti itu telinga kanannya tuli. Jika kedua mata berwarna biru, maka kucing tadi benar-benar tuli. Jadi, jika kucing Anda memiliki mata biru, bawa kucing Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan pemeriksaan medis, sehingga Anda dapat mengatasi kucing Anggora Anda dengan tepat.

2. Sisir bulu kucing secara teratur. Kucing Angora biasanya memiliki bulu panjang, dan perlu dirapikan setidaknya 3-4 kali seminggu. Ini tidak termasuk mandi, Anda hanya harus memandikan kucing jika mendapat sang kucing kotor, atau ketika akan diperlombakan.

3. Berikan pakan yang tepat. Angora adalah kucing hidup dan akan membutuhkan sekitar 80 Kkal. makanan per kg berat badan per hari (anak kucing membutuhkan lebih banyak).

5. Kebiri/ Sterilkan Kucing Anggora Anda. Anak kucing Anda bisa, dan harus dikebiri pada usia tiga dan enam bulan. Kematangan seksual kucing dapat bervariasi, dan anak kucing jantan dan betina umur empat atau lima bulan telah mengenal gairah seksual dan menjadi aktif secara seksual.

6. Berikan perhatian. Kucing Angora sangat cerewet, bahkan berisik, dan juga sangat sayang, sedang diajakn bicara oleh pemiliknya. Kucing Angora dilahirkan untuk mendapat perhatian dan manja. Mereka menjadi mudah bosan, sehingga perlu mainan untuk membuat mereka sibuk, dan keaktifan pemilik dalam bermain dengan mereka. Kucing ini mendambakan teman, jadi jika Anda berada jauh dari rumah di sebagian besar hari Anda, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki kucing Angora lain sebagai temannya. (Diterjemahkan dari WikiHow.com)

Membeli Anak Anjing dari Peternak

Membeli Anak Anjing dari Peternak/ Breeder merupakan salah satu alternatif bagi Anda yang menginginkan anjing jenis tertentu (biasanya anjing ras). Karena orientasi komersil, biasanya para breeder sangat memperhatikan kesehatan/ bulu/ perawatan anjing sebelum terjual. Tetapi tidak sedikit breeder yang tidak terlalu tanggap akan kesehatan/ perawatan anjing dengan benar, sehingga bermodalkan rayuan, mereka tetap bisa menjual anjing dengan harga tinggi tetapi tidak diimbangi dengan kualitas kesehatan anjing yang memadai. Sehingga tidak hanya menimbulkan penyakit pada anjing di kemudian hari saja, tetapi juga kerugian psikologis jika terjadi apa apa pada anjing yang belum lama diadopsi.

Karena nya sangat penting mempertimbangkan beberapa hal berikut sebagai saran aman membeli anjing dari para peternak/ breeder.

1. Pelajari berbagai jenis peternak. Tidak semua peternak tepercaya, jadi berhati-hatilah dalam mempertimbangkan dan menjauhi mereka. Salah satu jenis peternak adalah peternak hobi. Peternak ini memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sejenis ras tertentu dan menginvestasikan waktu serta energi dalam memilih anak anjing yang berkualitas optimal untuk dilombakan dalam kompetisi. Peternak seperti ini biasanya hanya akan membesarkan satu atau dua ekor anjing per tahun.

Peternak rumahan biasanya tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang ras anjing dan hanya ingin mendapatkan uang tambahan. Hindari membeli anak anjing dari peternak seperti ini.

Peternak komersial biasanya mengembangbiakkan beberapa jenis ras yang berbeda dan menghasilkan banyak anakan dalam setahun. Lingkungan tempat tinggal seorang peternak komersial bisa saja berada dalam kondisi yang baik atau buruk. Selain itu, tidak semua peternak komersial mampu mengurus sertifikat PERKIN. Anak-anak anjing yang dijual di toko mungkin berasal dari tipe peternak seperti ini.

2. Cari peternak yang bertanggung jawab. Berkonsultasilah dengan dokter hewan dan organisasi anjing di area Anda untuk menemukan peternak tepercaya yang merawat anjing-anjingnya dengan baik. Peternak seperti ini biasanya mengembangkan hanya beberapa jenis anjing dan memiliki hubungan baik dengan para dokter hewan serta organisasi pencinta binatang di areanya. Lakukan pencarian daring untuk membantu Anda.

Peternak yang bertanggung jawab akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang mengapa Anda menginginkan seekor anjing, siapa yang akan merawatnya, dan di mana ia akan tinggal. Sang peternak tidak akan mudah tergiur dengan uang dan segera menyerahkan anak anjing kepada Anda.

3. Kunjungi lokasi peternak. Jangan pernah membeli anak anjing melalui peternak tanpa mengunjungi lokasinya terlebih dahulu. Anda harus melihat calon anak anjing Anda, teman-temannya, induknya, serta lokasi ia dibesarkan dan tinggal. Seorang peternak yang bertanggung jawab bahkan akan menyarankan Anda untuk berkunjung beberapa kali agar Anda benar-benar merasa nyaman akan lokasi peternakan dan praktek bisnisnya.

4. Ajukan banyak pertanyaan kepada pihak peternak. Membeli anak anjing melalui peternak bisa menjadi sesuatu yang mahal, jadi pastikan pihak peternak jujur, berpengetahuan luas, dan etis. Ada banyak pertanyaan yang bisa Anda ajukan: Bagaimana cara anak anjing dibesarkan dan dilatih bersosialisasi? Bagaimana Anda memilih calon pembeli? Apa prosedur yang Anda tempuh saat membantu proses persalinan? Apa orang tua dari anak-anak anjing di tempat Anda telah dites untuk mengetahui beberapa jenis penyakit tertentu?

Anda bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan lain, seperti ada berapa banyak anak anjing di peternakan dan perawatan medis apa yang telah mereka terima (misalnya vaksinasi, pemberantasan cacing, dll.).

Minta dokumentasi terkait perawatan medis, pemasangan mikrocip, dan pemeriksaan isu kesehatan atau perilaku spesifik pada rasnya.

Jangan takut mengajukan pertanyaan. Jika peternak anjingnya tepercaya, ia tidak akan kesulitan menjawab semua pertanyaan Anda mengenai anjing-anjing yang ia kembangbiakkan dan besarkan.

Bersiaplah menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai mengapa Anda menginginkan seekor anak anjing dan bagaimana Anda berencana merawatnya. Peternak anjing yang baik akan sangat memperhatikan kesejahteraan anak anjing yang telah ia besarkan. Jalin hubungan baik dengan peternak agar Anda mudah mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang muncul di kemudian hari, atau jika Anda ingin mengikutkan si anak anjing dalam suatu perlombaan nantinya

5. Dapatkan sertifikat stambum dari PERKIN. Anda juga harus menandatangani kontrak penjualan. Jika Anda ingin mengikutkan anjing dalam kompetisi atau mengembangbiakkannya, Anda akan memerlukan bukti bahwa anjing tersebut terdaftar dalam PERKIN dan bahwa Anda adalah pemilik legalnya. Akan tetapi, ketahuilah bahwa berkas-berkas PERKIN hanya memberi tahu sejarah keturunan anjing Anda, dan bukan merupakan bukti bahwa ia dibesarkan dengan baik oleh sang peternak.

Berhati-hatilah terhadap peternak yang mencoba menjual anak anjing kepada Anda hanya karena ia memiliki berkas terkait yang menunjukkan silsilah si anjing.

6. Hindari peternak-peternak komersial! Peternak-peternak seperti ini terkenal karena mengembangbiakkan anak-anak anjing dalam kondisi yang buruk. Para peternak yang menempuh jalur ini biasanya lebih peduli akan uang daripada mengembangbiakkan anjing secara bertanggung jawab. Anak-anak anjing yang dikembangkan dalam lingkungan seperti ini mungkin memiliki ketidaknormalan genetis yang bisa menghasilkan kejanggalan fisik dan emosional, yang, sayangnya, tidak akan bisa segera Anda deteksi.

Saat Anda mengunjungi peternak, periksa kondisi peternakannya dengan teliti. Jika anjing-anjing di sana terlihat kotor, kurus, atau tidak sehat, jangan beli anak anjing dari si peternak.
Jika peternak enggan menunjukkan seluruh lokasi peternakannya, maka ini berarti mungkin ia menjalankan peternakan anjing dengan buruk dan tidak ingin Anda melihat kondisi tempat pengembangbiakkan anjingnya.

Jika seorang peternak tidak mengajukan banyak pertanyaan dan tidak lagi peduli pada anak anjing setelah ia menjualnya, Anda harus curiga bahwa sang peternak menjalankan peternakannya secara tidak bertanggung jawab.

Para peternak yang mengklaim berhasil mengembangbiakkan sejumlah ras murni atau ras “kawin silang” biasanya tidak jujur dan menjalankan peternakan dalam kondisi yang buruk.Anjing-anjingnya biasanya bukan anjing ras atau anjing hasil kawin silang.

Anda bisa melaporkan peternak seperti ini ke otoritas lokal di daerah tempat tinggal Anda. Laporkan kepada polisi atau organisasi-organisasi pencinta hewan terdekat jika Anda mengira seorang peternak yang Anda kunjungi menyakiti anjing-anjingnya.

7. Berpikirlah dua kali sebelum membeli anak anjing dari toko. Anak-anak anjing di toko ini mungkin saja berasal dari peternak yang tidak bertanggung jawab. Bersikaplah kritis—tanyakan pada para staf toko mengenai dari mana mereka mendapatkan anak-anak anjingnya dan lakukan riset untuk mencari tahu tentang peternak yang mereka sebutkan. Jika Anda ingin membeli anak anjing dari toko, pastikan anak anjing tersebut berasal dari tempat penampungan atau peternak yang tepercaya.
Iklan

Mengadopsi Anak Anjing dari Tempat Penampungan

Cara mendapatkan Anjing peliharaan sangatlah beragam, salah satunya adalah dari tempat penampungan. Selain Anda bisa mengurangi beban Yayasan/ tempat penampungan dengan mengadopsi salah satu anjing mereka, Anda juga bisa mendapatkan anjing dengan kemungkinan harga lebih murah dibandingkan jika Anda membeli pada peternak/ breeder. Beberapa tips ini bisa menjadi pertimbangan dan arahan bagi Anda sebelum mendopsi anjing dari tempat penampungan.

1. Cari daring jenis anjing yang Anda inginkan. Jika Anda menginginkan jenis anjing tertentu, Anda dapat mencari tahu di internet tempat penampungan mana yang memiliki jenis anjing tersebut yang dapat Anda adopsi. Sumber internet seperti Petfinder.org akan memberikan daftar mengenai anak anjing dan juga anjing dewasa di tempat penampungan. Setelah mendapatkan apa yang Anda inginkan, Anda dapat menghubungi langsung tempat penampungan tersebut untuk proses selanjutnya.Anda mungkin harus pergi ke kota lain untuk mendapatkan jenis anjing yang Anda inginkan. Jadi, saat Anda melakukan pencarian daring, pertimbangkan juga tempat penampungan yang akan Anda tuju agar tidak terlalu jauh dari tempat tinggal Anda.

Beberapa jenis anjing khusus mungkin tidak akan tersedia di tempat penampungan. Akan tetapi, biasanya ada kelompok-kelompok tertentu yang berfokus pada beberapa ras anjing (bahkan ras hasil persilangan seperti Labradoodle). Kunjungi kelompok-kelompok ini untuk mendapatkan anak anjing yang Anda inginkan.

Kelompok-kelompok penyelamat dan tempat-tempat perlindungan hewan biasanya memberikan tes perilaku (yang juga dikenal sebagai tes temperamen) untuk menentukan apakah seekor anak anjing merupakan kandidat yang tepat untuk diadopsi.

Bahkan setelah biaya sterilisasi, pemasangan mikrocip, vaksin, dan pemberantasan cacing diperhitungkan, mengadopsi anak anjing dari tempat penampungan biasanya lebih murah daripada membeli dari peternak anjing atau membayar semua biaya ini secara terpisah

2. Kunjungi tempat penampungan di sekitar wilayah Anda. Jika Anda tidak mengetahui dengan pasti jenis anjing apa yang Anda inginkan, pertimbangkan untuk mendatangi tempat tersebut agar Anda dapat menemui anak-anak anjing di sana secara langsung.Saat Anda tiba, ajukan pertanyaan tentang sejarah dan perilaku anak-anak anjing tersebut. Cobalah juga mengamati aktivitas di tempat penampungan untuk mengetahui apakah anjing-anjing tersebut telah dirawat dengan baik.

Tempat penampungan bisa menjadi lingkungan yang membuat stres bagi para anjing karena tingkat kebisingan, jumlah anjing lainnya, dan tingkat aktivitas yang tinggi. Beberapa anjing mungkin mengalami masalah perilaku saat di tempat penampungan. Staf yang bekerja di sana seharusnya bisa memberikan informasi mengenai apakah anak anjing yang Anda inginkan memiliki masalah perilaku atau tidak.

3. Ajukan pertanyaan saat Anda di tempat penampungan. Hal ini sama pentingnya dengan mengajukan pertanyaan kepada peternak anjing. Contohnya, tanyakan darimana asal anjing-anjing tersebut (misalnya, apakah mereka memang anjing liar atau diserahkan oleh pemilik sebelumnya). Anda juga harus mencari tahu berapa lama si anak anjing telah berada di tempat penampungan.

Ajukan pertanyaan tentang rekam medis si anak anjing dan bagaimana ia berperilaku saat di tempat penampungan. Perilakunya di sana mungkin berbeda dengan apa yang akan ia lakukan di rumah Anda.

Tanyakan tentang prosedur tempat penampungan bagi hewan peliharaan yang langsung sakit setelah diadopsi. Karena tempat penampungan memiliki anggaran yang terbatas untuk melakukan perawatan di dokter hewan, ketahuilah bahwa Anda mungkin harus mengganti sebagian besar atau seluruh biaya yang dikeluarkan selama masa perawatannya.

Anda juga bisa bertanya apakah tempat penampungan tersebut mengadopsi kebijakan “no-kill”. Ini berarti tempat tersebut tidak akan menyuntik mati hewan walaupun telah berada di sana selama beberapa waktu

4. Pelajari proses adopsinya. Ketahuilah bahwa Anda mungkin tidak langsung bisa mengadopsi seekor anak anjing di hari Anda melakukan kunjungan. Biasanya, akan ada sesi wawancara, yang juga menjadi kesempatan Anda untuk mempelajari sejarah lengkap serta rekam jejak medis dari si anak anjing. Staf tempat penampungan juga mungkin mengunjungi rumah Anda untuk menentukan jika ruma tersebut cocok bagi si anak anjing.

Jangan terkejut jika Anda diwawancarai. Para staf perlu diyakinkan bahwa Anda akan menjadi pemilik hewan yang bertanggung jawab dan merawat anak anjing Anda dengan baik.

Selain sesi wawancara dan kunjungan rumah, Anda harus menyelesaikan proses pemberkasan dan pastikan biaya adopsinya. Beberapa Yayasan Peduli Binatang di Bali menggratiskan biaya adopsi, tetapi mungkin Anda dibutuhkan sebagai pemberi donatur/ sumbangan seikhlasnya untuk yayasan tersebut demi membantu kelancaran proses operasional mereka dalam merawat anjing-anjing lain yang belum diadopsi.

5. Jangan putus asa. Kelompok penyelamat atau tempat penampungan hewan di area Anda mungkin tidak memiliki ras yang Anda inginkan. Untungnya, hewan-hewan di sana biasanya silih berganti dengan cepat, jadi biasanya Anda hanya tinggal menunggu waktu sampai anak anjing yang Anda inginkan datang. Pastikan Anda menghubungi mereka secara rutin untuk mencaritahu jenis anjing yang baru mereka dapatkan

Cara Mengawali Merawat Anjing

Jika Anda telah memutuskan untuk membeli seekor anak anjing baru, Anda mungkin siap untuk segera membeli seekor. Tetapi tunggu dulu—Anda harus meluangkan waktu untuk menentukan ras anjing yang cocok dengan pilihan Anda, memilih anak anjing dari sumber tepercaya (peternak anjing yang baik, tempat-tempat penampungan binatang, kelompok-kelompok pencinta hewan), dan mempersiapkan rumah Anda untuk menyambut seekor anak anjing. Dengan melakukan ini dan mempelajari tentang anak anjing sebanyak mungkin, Anda dan dirinya akan berbagi persahabatan yang bahagia dan bertahan seumur hidup.

1. Tentukan apakah Anda telah siap membeli anak anjing. Anak anjing selalu lucu dan berbulu lebat, tetapi membutuhkan banyak waktu, perhatian, dan uang daripada yang Anda duga. Jangan sampai Anda berlaku tidak adil – baik bagi diri sendiri maupun si anak anjing – karena membawa pulang dirinya saat Anda benar-benar tidak siap untuk merawatnya. Ajukan beberapa pertanyaan ke diri sendiri—dan jawab dengan jujur—untuk membantu Anda menentukan apakah Anda telah siap bertanggung jawab memelihara anak anjing.

Apa saya punya waktu untuk merawat, melatih, dan berolahraga dengan anjing saya?Anak anjing sangat menghabiskan waktu—walau beberapa ras anjing lebih santai daripada yang lain, Anda masih tetap harus meluangkan banyak wktu untuk merawat anak anjing Anda. Jika Anda sibuk atau sering bepergian keluar kota, Anda harus mempertimbangkan kembali apakah Anda bisa meluangkan waktu untuk merawat anak anjing.
Apa saya mampu secara finansial untuk mengeluarkan biaya perawatan baginya? Anak anjing memerlukan biaya perawatan yang mahal. Pikirkan apakah Anda siap membayar semua kebutuhannya (makanan, kalung, mainan, tempat tidur, dll.), serta kunjungan-kunjungan rutin dan tidak rutin ke dokter hewan.
Apa ada orang yang alergi anjing di rumah saya?Jika Anda tidak tinggal sendiri, Anda harus mempertimbangkan lebih mendalam jika seseorang yang tinggal bersama Anda alergi terhadap anjing atau bulu hewan lainnya.

2. Pilih jenis yang sesuai untuk Anda. Lakukan riset terhadap ras-ras anjing berdasarkan karakter tertentu (misalnya ukuran tubuh yang kecil, temperamen yang tenang, dll.), yang akan sesuai dengan situasi di kehidupan Anda. Ada sebuah kuis daring yang bisa Anda ikuti (http://www.akc.org/find-a-match) untuk membantu memilih ras anjing yang sesuai dengan diri Anda. Anjing datang dalam berbagai bentuk, ukuran, dan kepribadian. Memilih ras yang salah bisa mengacaukan segalanya saat Anda sadar ia tidak cocok dengan lingkungan tempat tinggal Anda. Beberapa contoh faktor penting yang harus Anda pertimbangkan termasuk situasi tempat tinggal Anda (misalnya, Anda tinggal di apartemen atau rumah) dan jadwal kerja Anda (jam-jam kerja rutin atau harus selalu bepergian).

Pertimbangkan tingkat energi anjing. Contohnya, jika Anda tidak suka berada di luar ruangan, jangan pilih Siberian Husky. Husky senang melompat dan berlari, dan anjing ini perlu beberapa jam sesi olahraga setiap harinya. Lebih baik Anda memilih anak anjing yang akan tumbuh menjadi anjing dewasa yang senang tidur dan tinggal di dalam rumah, seperti Cavalier King Charles.

Jika Anda menyewa apartemen, maka pemilik atau pihak pengembang mungkin membatasi jenis dan bobot tubuh anjing yang bisa Anda pelihara. Selain itu, anjing yang besar dan memerlukan banyak olahraga, seperti Golden Retriever, mungkin akan merasa terkungkung jika tinggal dalam sebuah apartemen. Jika kompleks apartemen Anda mengizinkan Anda untuk memelihara anjing besar, pastikan Anda memiliki akses yang mudah ke area berpagar atau taman anjing agar ia bisa berlari dan berolahraga.

Berkonsultasi dengan pihak peternak yang tepercaya bisa membantu Anda mempersempit pilihan ras yang akan sesuai dengan situasi dalam kehidupan Anda.

Selain melakukan pencarian daring untuk menemukan ras anjing yang sesuai, pertimbangkan membeli buku.

Ketahuilah bahwa Anda tidak harus membeli sejenis ras tertentu. Bisa saja ukuran yang menjadi prioritas utama di sini!

3. Siapkan anggaran untuk pengeluaran-pengeluaran yang berhubungan dengan anak anjing Anda. Selain biaya pembelian pertama kali, pertimbangkan seberapa banyak yang harus Anda keluarkan untuk membeli makanan, mainan, peralatan pembersih dan perawatan, serta biaya dokter hewan. Dengan menyiapkan anggaran, Anda akan mendapatkan ekspektasi yang lebih realistis akan biaya bulanan yang berkaitan dengan pemeliharaan anak anjing.

Tergantung pada ukuran dan rasnya, Anda bisa menghabiskan biaya sekitar Rp1.300.000,00 hingga Rp1.650.000,00 per bulan di tahun pertama.
Jangan lupa memperhitungkan biaya benda-benda yang lebih kecil, seperti kalung, tali kekang, tag identifikasi, dan kudapan. Membeli anak anjing dari peternak biasanya lebih mahal daripada mengadopsi dari tempat perlindungan hewan setempat.

4. Persiapkan rumah Anda. Biasanya rumah berada dalam keadaan yang belum siap untuk memelihara anak anjing. Sama seperti ketika Anda membuat rumah aman untuk anak-anak, Anda juga harus melakukannya agar rumah aman bagi anak anjing. Contohnya, jauhkan atau sembunyikan tong sampah. Anda mungkin harus membeli tutup antianak jika anak anjing Anda berhasil mempelajari cara membuka lemari.

Tempatkan penutup di atas soket-soket listrik agar anak anjing Anda tidak menjilatnya.
Jauhkan semua obat-obatan, peralatan pembersih, dan zat-zat kimia lainnya. Semua hal ini bisa beracun bagi anak anjing Anda.

Jika Anda punya garasi, letakkan peralatan yang berat pada wadah yang kuat di dinding. Pastikan Anda mengambil semua baut yang mungkin terjatuh agar anak anjing tidak memakannya.

5. Pilih dokter hewan Anda. Anda kemungkinan harus membawa anak anjing secara rutin ke dokter hewan pada tahun pertama kehidupannya, dan setidaknya sekali setahun setelah itu. Carilah dokter hewan yang membuat Anda merasa nyaman. Alih-alih melakukan pencarian daring, mintalah rekomendasi dari para peternak lokal, pemilik anjing lain, atau toko perlengkapan hewan di wilayah Anda.

Meredakan Demam Pada Kucing

Demam bukanlah hal yang buruk. Ini adalah respon imun normal yang membantu kucing pulih dari sakit dengan cara membunuh bakteri yang sensitif terhadap suhu tubuh yang meningkat. Selain itu, panas juga menyebabkan peningkatan dalam aliran darah ke jaringan-jaringan yang terluka, untuk dipulihkan. Namun, ada saat-saat di mana demam bisa berbahaya, karena bakteri berbahaya yang ada di dalam darah. Jika kucing sakit disertai demam, Anda bisa membantu meredakannya sehingga lebih cepat sembuh. Meskipun ada banyak pengobatan yang bisa pertimbangkan, membuat kucing lebih nyaman juga bisa mempercepat penyembuhannya.

1. Periksa tubuh kucing. Hal pertama yang harus dilakukan jika kucing mengalami demam adalah memeriksa seluruh tubuhnya. Rabalah kucing (tekan dan usap perlahan) dan perhatikan apakah ada cedera seperti patah tulang, nodus limfa bengkak, infeksi luka, dan tumor. Semua hal ini dapat menyebabkan demam.

Bawa segera kucing ke dokter hewan jika Anda melihat gejala-gejala ini. Kondisi-kondisi ini memerlukan perhatian medis yang tepat.

Jika Anda tidak melihat adanya gejala-gejala ini, maka demam kemungkinan adalah respon imun yang normal. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini kecuali demam pada kucing telah terjadi lebih dari 24 jam, yang mana Anda harus mencari bantuan dan perawatan dokter hewan sesegera mungkin.

2. Dinginkan tubuh kucing. Panas pada kucing hanya dapat hilang dengan penguapan melalui cakar dan saluran pernapasan. Untuk membantu menghilangkan panas pada kucing yang demam, bawa ia ke ruang yang sejuk, lebih baik lagi yang memiliki lantai berbatu sabak, sehingga ia dapat berbaring memindahkan panas tubuhnya ke ubin melalui konduksi. Ada beberapa cara lain untuk mendinginkan kucing:

  • Letakkan kipas angin di lantai sehingga angin mengenai tubuhnya.
  • Letakkan bantalan es di tubuh atau cakarnya.
  • Jika kucing tahan, seka tubuhnya dengan air, karena penguapan akan membantu mendinginkan tubuhnya.

3. Sediakan air yang banyak. Demam juga dapat disebabkan oleh dehidrasi, dan juga menyebabkan dehidrasi, jadi penting untuk selalu menyediakan air segar untuk kucing, atau berikan air untuk kucing melalui alat suntik. Memberi cairan pada kucing dapat meredakan demam dan inilah sebabnya mengapa kucing diberi cairan intravena di klinik hewan.

Kucing yang demam tidak akan mau bangun dan berjalan, jadi pastikan ia bisa menjangkau sumber air dengan mudah dan seka gusinya dengan air hangat-hangat kuku menggunakan spons.

Selain air, minuman Gatorade juga bisa diberikan pada kucing yang demam untuk memenuhi kembali cairan pada tubuhnya.[1]Anda dapat menggunakan alat suntik agar kucing bisa minum Gatorade.

Sebagian pemilik kucing membuat es batu dari Gatorade atau air dan membiarkan kucing menjilatinya, namun memberikan air atau Gatorade dengan alat suntik masih menjadi cara tercepat untuk memenuhi kembali cairan pada kucing di rumah.

4. Pastikan kucing agar tetap makan. Demam menguras banyak energi dan bisa membuat kucing menjadi sangat lemah, jadi selain memberi vitamin dan suplemen, disarankan agar Anda membantu kucing yang lemah dengan nutrisi. Cara yang mudah untuk melakukannya adalah dengan memberi susu pada kucing menggunakan alat suntik untuk memastikan kecukupan nutrisinya jika ia masih tidak mau makan.

Memberikan cairan lewat alat suntik merupakan cara yang mudah untuk memasukkan obat, makanan, dan air lewat mulut. Anda dapat menggunakan alat suntik dengan kapasitas 5-10 cc jika merasa nyaman untuk memasukkan cairan untuk kucing.
Selama memasukkan sesuatu, selipkan selalu ujung alat suntik di bagian dalam sudut mulut, dekat dengan pipi. Kucing dan anjing akan secara refleks menelan apa saja yang melewati area ini di dalam mulutnya.

5. Berikan vitamin B dan suplemen energi untuk kucing. Cara yang bagus untuk memastikan nutrisi kucing adalah dengan meningkatkan nafsu makannya. Vitamin B kompleks dan suplemen energi yang ditambahkan ke dalam makanannya dapat menyempurnakan nutrisi kucing.

Vitamin A dan suplemen energi seperti Nutri-Plus Gel (dengan dosis 5 ml setiap hari selama 5 hari) dapat diberikan untuk mengatasi kelelahan dan kekurangan nutrisi.
Contoh vitamin B-kompleks yang sangat baik adalah Coforta. Vitamin ini memiliki cyanocoblamin konsentrasi tinggi (3) yang diperlukan di dalam metabolisme energi. Vitamin ini disuntikkan sebanyak 0,5-2,5 ml untuk tiap kucing, satu kali sehari selama 5 hari, dengan suntikan di bawah kulit (subcutaneously/SQ) atau di dalam otot (intramuscularly/IM):

  • Untuk kucing kecil yang beratnya kurang dari atau sama dengan 1 kg, 0,5 ml
  • Untuk kucing yang beratnya 2-6 kg, 1 ml
  • Untuk kucing besar yang beratnya 7-9 kg, 2,5 ml
  • Untuk kucing yang beratnya di antara rata-rata berat ini, perkirakan dosis antara takaran ini atau ikuti saran dokter hewan, dengan dosis yang lebih rendah.
Perawatan Pada Kitten Baru Lahir
Perawatan Pada Kitten Baru Lahir
Apakah catlovers pernah atau sedang mengalami induk kucing yang tak mau menyusui anaknya karena sakit atau baru melahirkan? Sebelum menjelaskan lebih lanjut, kami akan menjelaskan beberapa informasi tentang kucing setelah melahirkan.

Induk kucing yang barusan melahirkan tak akan meninggalkan tempat atau kandang yang dibuat melahirkan anaknya sampai enam jam. Apabila induk kucing meninggalkan tempatnya maka bertujuan untuk mencari makanan atau air minum bagi anak-anaknya.

Cara Merawat Anak Kucing yang Baru Lahir

Setelah induk kucing menemukan persediaan makanan atau air, maka akan kembali ke tempatnya melahirkan anaknya lalu membersihkan anak kucing hingga bersih. Apabila tidak bersih, terdapat sisa plasenta yang masih menempel dan bagi pemilik kucing harus melakukan beberapa cara merawat anak kucing yang baru lahir berikut:

  • Cobalah menaruh anak kucing berdekatan dengan induknya

Hal ini dilakukan agar induk kucing dapat membersihkan sisa-sisa plasenta yang menempel pada anaknya dengan sempurna dan membuat induk kucing mau mengurusi anaknya kembali. Karena apabila masih terdapat sisa plasenta pada anak kucing, biasanya induknya tak mau mendekat.

  • Menggunting sisa plasenta atau ari-ari yang menempel 

Cara merawat anak kucing yang baru lahir selanjutnya yakni dengan membersihkan sisa plasenta yang terdapat pada anak kucing. Hal ini dilakukan apabila induk kucing membersihkan sisa plasenta namun tak bersih atau induk kucing tak mau mendekat pada anaknya.

Pakailah sarung tangan dari bahan plastik atau kain lalu gunting sisa ari-ari, bila anda mengguntingnya tanpa alas tangan maka induk kucing tak mau mendekat pada anaknya karena anak kucing yang kontak langsung dengan manusia akan berbau manusia dan induknya tak mau mengurusnya.

 
Sisa plasenta atau ari-ari ini cukup berbahaya apabila tak dibersihkan karena anak kucing tidak bisa bernafas. Ada beberapa kasus yang menyebabkan anak kucing yang baru lahir gampang sakit karena kekurangan asupan gizi atau susu dari anaknya. Hal ini disebabkan anak kucing sering dipegang manusia dan induk kucing kurang makan.

  • Menyediakan Selendang atau Media untuk Menghangatkan Tubuh Anak Kucing

Setelah membersihkan badan anak kucing hingga tak terdapat kotoran yang menempel di tubuhnya, cobalah memberi media untuk menghangatkan anak kucing, bisa menggunakan selendang atau handuk bersih. Catlovers juga dapat menaruh di kandang yang beralaskan kain serta diberi lampu pijar agar kehangatan tubuhnya tetap terjaga.

  • Membantu Memberi Susu pada Anak Kucing

Anak kucing yang berusia 1 bulan kebawah, usahakan memegangnya menggunakan alas tangan atau selendang. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir bau manusia yang tertempel pada anak kucing. Ada juga induk kucing yang acuh tak acuh pada anaknya sehingga tidak mau menyusui anaknya. Apabila ini terjadi, catlovers bisa mensiasatinya dengan  memberikan susu kucing agar gizi pada anak kucing dapat terkontrol dengan baik apabila tidak ada induk kucing.

Selain susu kucing yang dapat bisa didapat di petshop terdekat, catlovers dapat memberikan susus SGM 1 untuk alternatif. Namun usahakan saat memasak air, harus benar-benar matang agar kuman bisa mati dan tidak tercampur pada susu SGM 1 yang catlovers buat. Untuk pemberian susu sendiri, bisa menggunakan pipet kecil.

  • Perhatikan Kebersihan Tubuh Anak Kucing

Tips lainnya saat merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati yakni dengan selalu memperhatikan kebersihan tubuhnya terutama di area tali pusar dan anus. Karena bagian tersebut sering kotor dan tempat kuman atau bakteri berkembang sehingga membuat anak kucing menjadi sakit.

  • Melatih Pergerakan Hewan Peliharaan

Selain memberi susu dan makanan khusus kucing yang telah beranjak umur 3 minggu, catlovers dapat melatih otot serta syaraf pada anak kucing. Caranya dengan memberi bandul atau bola agar hewan peliharaan lebih atraktif. Selain itu, catlovers juga bisa membelai atau mengelus dengan lembut agar anak kucing lebih nyaman.

Membantu Kucing Di Detik Detik Melahirkan
Membantu Kucing Di Detik Detik Melahirkan

Tentunya catlovers akan berharap proses melahirkan pada kucing kesayangannya berjalan lancar.

Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa bermanfaat untuk menangani kucing yang akan melahirkan agar anda tidak merasa panik dan juga dapat meringankan beban saat proses si  induk kucing dalam melahirkan anak-anaknya secara baik.

Persiapan Proses Kelahiran

  • Setelah memasuki usia kehamilan antara 65 – 70 hari (masa melahirkan), anda harus selalu memperhatikan kondisinya, karena sewaktu-waktu kucing akan melahirkan.
  • Siapkan peralatan berikut ini.
    – Gunting
    – Benang
    – Baskom
    – Kapas
    – Beberapa Lap Kering yang lembut (sediakan cukup banyak)
    – Alcohol 70%

Proses Kelahiran

Tahap Pertama

  • Bilamana tempo kucing sudah benar-benar akan lahir atau disebut juga masa kritis, akan ditandai dengan kegelisahan induk kucing yang semakin meningkat.
  • Induk akan mengeong dan berjalan berputar-putar terus, sediakan tempat seperti kardus atau nampan yang lebar dan dialasi kain kering.

Tahap Kedua

  • Selanjutnya air ketuban akan pecah, membasahi bagian belakang (ekor paha belakang dan sekitarnya).
  • Bila sudah terjadi kejadian yang kaya gitu, biasanya lalu selanjutnya ,tidak lama kemudian akan lahir anak kucing satu persatu.
  • Namun apabila jika setelah satu atau dua jam pecahnya ketuban dan anak kucing tidak lahir-lahir sebaiknya kucing sesegera mungkin dibawa ke dokter hewan untuk dibantu proses persalinannya, agar secepatnya dapat diambil tindakan medis jika kucing perlu penanganan tenaga profesional.

Tahap Ketiga

  • Saat proses kelahiran anak pertama. biarkan dan perhatikan kucing, apakah dia mau membersihkan selaput yang menyelimuti anaknya (biasanya induk yang pintar dan baik akan memakan plasenta dan menjilati selaput tersebut dan merawat anaknya satu-persatu).
  • Namun jika tidak secepatnya ambil tindakan untuk membersihkan selaput dengan kain kering lembut hingga benar-benar kering dengan cara digosok-gosok. Jangan ragu melakukan hal ini hingga benar-benar kering, maksud dari menggosok adalah merangsang anak kucing.
  • Serta pastikan hidung kucing tidak tersumbat oleh lendir, dengan cara disedot menggunakan pipet untuk dapat bernafas sendiri.
  • Dan kemudian memotong plasenta dengan gunting yang sudah direndam alkcohol sebelumnya (agar steril), lalu tali pusatnya ikat dengan benang sekitar 1 cm dari perut anak kucing tersebut.
  • Selanjutnya letakkan bayi kucing tersebut pada nampan/kardus di samping induknya, bila perlu beri lampu diatasnya agar hangat.
  • lalukanlah hal ini, hal yang sama pada anak kucing yang lainnya (saudaranya).
  • Biasanya anak/bayi2 kucing tersebut berurutan kelahirannya setiap beberapa menit, namun bisa juga lebih lama dari itu, dikarenakan induknya tidak melakukan tugasnya dengan benar, atau bisa juga karena kelelahan atau hal-hal lainnya.

Tahap Keempat

  • Setelah semua bayinya lahir, bersihkan sisa-sisa bekas melahirkan tersebut sampai bersih dengan menggunakan pembersih lantai yang mengandung anti bakteri.
  • Umumnya induk kucing akan beristirahat sejenak sambil membersihkan tubuhnya, kemudian dia akan memberikan susu pertama yang mengandung colostrum pada anak-anaknya.

Tahap Kelima

  • Kemudian anda dapat menaruh tempat untuk makanan dan minum di dekatnya agar sang induk tidak berlama-lama meninggalkan anaknya bila ingin minum ataupun makan, sehingga induknya merasa aman dan nyaman dalam melindungi anak-anaknya.