Jika Anda telah memutuskan untuk membeli seekor anak anjing baru, Anda mungkin siap untuk segera membeli seekor. Tetapi tunggu dulu—Anda harus meluangkan waktu untuk menentukan ras anjing yang cocok dengan pilihan Anda, memilih anak anjing dari sumber tepercaya (peternak anjing yang baik, tempat-tempat penampungan binatang, kelompok-kelompok pencinta hewan), dan mempersiapkan rumah Anda untuk menyambut seekor anak anjing. Dengan melakukan ini dan mempelajari tentang anak anjing sebanyak mungkin, Anda dan dirinya akan berbagi persahabatan yang bahagia dan bertahan seumur hidup.

1. Tentukan apakah Anda telah siap membeli anak anjing. Anak anjing selalu lucu dan berbulu lebat, tetapi membutuhkan banyak waktu, perhatian, dan uang daripada yang Anda duga. Jangan sampai Anda berlaku tidak adil – baik bagi diri sendiri maupun si anak anjing – karena membawa pulang dirinya saat Anda benar-benar tidak siap untuk merawatnya. Ajukan beberapa pertanyaan ke diri sendiri—dan jawab dengan jujur—untuk membantu Anda menentukan apakah Anda telah siap bertanggung jawab memelihara anak anjing.

Apa saya punya waktu untuk merawat, melatih, dan berolahraga dengan anjing saya?Anak anjing sangat menghabiskan waktu—walau beberapa ras anjing lebih santai daripada yang lain, Anda masih tetap harus meluangkan banyak wktu untuk merawat anak anjing Anda. Jika Anda sibuk atau sering bepergian keluar kota, Anda harus mempertimbangkan kembali apakah Anda bisa meluangkan waktu untuk merawat anak anjing.
Apa saya mampu secara finansial untuk mengeluarkan biaya perawatan baginya? Anak anjing memerlukan biaya perawatan yang mahal. Pikirkan apakah Anda siap membayar semua kebutuhannya (makanan, kalung, mainan, tempat tidur, dll.), serta kunjungan-kunjungan rutin dan tidak rutin ke dokter hewan.
Apa ada orang yang alergi anjing di rumah saya?Jika Anda tidak tinggal sendiri, Anda harus mempertimbangkan lebih mendalam jika seseorang yang tinggal bersama Anda alergi terhadap anjing atau bulu hewan lainnya.

2. Pilih jenis yang sesuai untuk Anda. Lakukan riset terhadap ras-ras anjing berdasarkan karakter tertentu (misalnya ukuran tubuh yang kecil, temperamen yang tenang, dll.), yang akan sesuai dengan situasi di kehidupan Anda. Ada sebuah kuis daring yang bisa Anda ikuti (http://www.akc.org/find-a-match) untuk membantu memilih ras anjing yang sesuai dengan diri Anda. Anjing datang dalam berbagai bentuk, ukuran, dan kepribadian. Memilih ras yang salah bisa mengacaukan segalanya saat Anda sadar ia tidak cocok dengan lingkungan tempat tinggal Anda. Beberapa contoh faktor penting yang harus Anda pertimbangkan termasuk situasi tempat tinggal Anda (misalnya, Anda tinggal di apartemen atau rumah) dan jadwal kerja Anda (jam-jam kerja rutin atau harus selalu bepergian).

Pertimbangkan tingkat energi anjing. Contohnya, jika Anda tidak suka berada di luar ruangan, jangan pilih Siberian Husky. Husky senang melompat dan berlari, dan anjing ini perlu beberapa jam sesi olahraga setiap harinya. Lebih baik Anda memilih anak anjing yang akan tumbuh menjadi anjing dewasa yang senang tidur dan tinggal di dalam rumah, seperti Cavalier King Charles.

Jika Anda menyewa apartemen, maka pemilik atau pihak pengembang mungkin membatasi jenis dan bobot tubuh anjing yang bisa Anda pelihara. Selain itu, anjing yang besar dan memerlukan banyak olahraga, seperti Golden Retriever, mungkin akan merasa terkungkung jika tinggal dalam sebuah apartemen. Jika kompleks apartemen Anda mengizinkan Anda untuk memelihara anjing besar, pastikan Anda memiliki akses yang mudah ke area berpagar atau taman anjing agar ia bisa berlari dan berolahraga.

Berkonsultasi dengan pihak peternak yang tepercaya bisa membantu Anda mempersempit pilihan ras yang akan sesuai dengan situasi dalam kehidupan Anda.

Selain melakukan pencarian daring untuk menemukan ras anjing yang sesuai, pertimbangkan membeli buku.

Ketahuilah bahwa Anda tidak harus membeli sejenis ras tertentu. Bisa saja ukuran yang menjadi prioritas utama di sini!

3. Siapkan anggaran untuk pengeluaran-pengeluaran yang berhubungan dengan anak anjing Anda. Selain biaya pembelian pertama kali, pertimbangkan seberapa banyak yang harus Anda keluarkan untuk membeli makanan, mainan, peralatan pembersih dan perawatan, serta biaya dokter hewan. Dengan menyiapkan anggaran, Anda akan mendapatkan ekspektasi yang lebih realistis akan biaya bulanan yang berkaitan dengan pemeliharaan anak anjing.

Tergantung pada ukuran dan rasnya, Anda bisa menghabiskan biaya sekitar Rp1.300.000,00 hingga Rp1.650.000,00 per bulan di tahun pertama.
Jangan lupa memperhitungkan biaya benda-benda yang lebih kecil, seperti kalung, tali kekang, tag identifikasi, dan kudapan. Membeli anak anjing dari peternak biasanya lebih mahal daripada mengadopsi dari tempat perlindungan hewan setempat.

4. Persiapkan rumah Anda. Biasanya rumah berada dalam keadaan yang belum siap untuk memelihara anak anjing. Sama seperti ketika Anda membuat rumah aman untuk anak-anak, Anda juga harus melakukannya agar rumah aman bagi anak anjing. Contohnya, jauhkan atau sembunyikan tong sampah. Anda mungkin harus membeli tutup antianak jika anak anjing Anda berhasil mempelajari cara membuka lemari.

Tempatkan penutup di atas soket-soket listrik agar anak anjing Anda tidak menjilatnya.
Jauhkan semua obat-obatan, peralatan pembersih, dan zat-zat kimia lainnya. Semua hal ini bisa beracun bagi anak anjing Anda.

Jika Anda punya garasi, letakkan peralatan yang berat pada wadah yang kuat di dinding. Pastikan Anda mengambil semua baut yang mungkin terjatuh agar anak anjing tidak memakannya.

5. Pilih dokter hewan Anda. Anda kemungkinan harus membawa anak anjing secara rutin ke dokter hewan pada tahun pertama kehidupannya, dan setidaknya sekali setahun setelah itu. Carilah dokter hewan yang membuat Anda merasa nyaman. Alih-alih melakukan pencarian daring, mintalah rekomendasi dari para peternak lokal, pemilik anjing lain, atau toko perlengkapan hewan di wilayah Anda.

Bali Pet Care And Service

Beraktivitas dengan tenang, tanpa khawatir dengan hewan kesayangan anda di rumah

BALI SuperDog Siap melayani anda